Anak saya giginya sudah banyak, masing-masing sudah punya minimal 7 gigi, 4 di atas dan 3 di bawah. Salman malah sudah 8 giginya, masing-masing 4 di bawah dan di atas. Keduanya suka menggigit apapun yang ada di hadapannya. Berbeda dengan kakaknya, ALi Kahfi Karami, dulu tidak suka menggigit sembarangan. Si kembar ini apapun yang ada di hadapannya pasti dimasukkan ke dalam mulut untuk digigit, dikunyah atau diuwel-uwel gemes.

Ada positif dan negatifnya. Negatifnya memang kami sebagai orang tua harus lebih hati-hati menyimpan barang. Sedikit saja hilang dari pandangan mata entah barang apa yang sudah digigitnya. Dulu rak sepatu kami yang di simpan di ruang keluarga terpaksa harus diungsikan ke dapur karena isinya digigit sana sini sama si kembar. Bahkan yang lebih aneh lagi, di rumah mertua, kusen jendela habis digigit karena sering dipake nongkrong Faqih dan Salman. Mungkin melihat keluar dari jendela lebih nikmat sambil menggigit kusen yang kriuk-kriuk rasanya.

Sisi positifnya adalah selera makan si kembar ini memang lebih bagus dan stabil. Mereka lebih cepat tumbuh giginya dan lebih mudah dikasih makan. Sekarang apapun yang disuapin ke mulut kedua bayi ini pasti di makan. Jangankan makanan benda lain juga di makan hehehe. Maka berat badannya cukup bagus, meskipun kembar sama sekali berat badannya seperti anak satu atau tunggal, bahkan lebih besar dibanding bayi sebayanya.

Tapi di video ini tidak ada adegan itu semua. Yang ada adalah si kembar menjajal pipi saya untuk mengasah gigi-gigi susunya. Meskipun gigi susu masih keras dan kencang gigitannya. Saya merasa sakit tapi bahagia digigit si kembar. Gigitan ini adalah penanda cinta dan mempererat ikatan saya yang punya waktu minim berinteraksi dengan mereka selama 2 tahun ini. Cek saja videonya....


Post a comment

Thanks to visit my blog
Terima kasih sudah berkunjung