banyak alasan orang menjadi golput atau tidak menunaikan haknya untuk memilih. Sederhananya terjadi karena dua hal, yaitu tidak mau atau karena tidak mampu/bisa. Atau lengkapnya bisa terjadi karena
A. administrasi yang tidak lengkap seperti tidak tercatat atau tidak mendafar sebagai pemilih. --> tidak mampu/tidak bisa memilih
B. kendala teknis semisal pindah alamat, pindah kost, pindah kontrakan atau sedang ada tugas di luar kota. banyak teman yang lagi kuliah disini dan di negara lain tidak dapat kartu suara karena perubahan alamat dari saat mendaftarkan diri kemarin. --> tidak mampu/tidak bisa memilih
C. karena ideologis, misalnya menganggap tidak ada kandidat atau calon yang memenuhi aspirasi atau sesuai dengan harapan. --> Tidak mau
D. karena apatis, ya nggak peduli dengan perpolitikan. --> Tidak mau
E. Karena menunya tidak cocok. Misalnya karena mau pilih Jokowi tapi juga karena pengen dukung Sandiaga. Akhirnya presiden pilih Jokowi, wakil pilih Uno. --> ini tidaaaaakkk
Kalo saya sebetulnya menyarankan gunakan hak pilih dengan baik. urusan di TPS benar-benar memilih atau hanya jadi pemantau ya urusan lain.
Saya awalnya terancam jadi golput karena alasan B, kontrakan pindah semester kemarin. ternyata tadi pagi surat suara ternyata datang juga dikirim PPLN. Jadi saya masih mempertimbangkan pilihan yang lain saja, cuma sayangnya belum nemu yang pas .....

Post a comment

Thanks to visit my blog
Terima kasih sudah berkunjung