Amerika itu kata pa Wishnoe, ya negara yang diperuntukkan para pengendara mobil. Ada betulnya. Karena ada sejarah yang bisa menjustifikasi anggapan seperti itu. Salah satunya adalah pembangunan infrastruktur jalan di Amerika Serikat yang massif di awal abad 20.

Sebagai negara dengan daratan yang begitu luas dan membentang, AS berinvestasi besar dalam infrastruktur jalan. Saya jadi teringat bukunya Robert C. Allen dengan judul Global Economic History, bahwa salah satu kesuksesan AS menjadi pemimpin perekonomian dunia adalah percepatan pembangunan ekonomi yang stabil selama kurang lebih 100 tahun dengan pertumbuhan hanya 2%.


Tapi bukan itu yang relevan dengan diskusi soal jalan, melainkan apa jurus yang digunakan AS untuk menyetarakan dirinya dengan kekuatan adidaya ekonomi saat itu. Jurus-jurus itu, dikenal dengan jurus atau model standar pembangunan, yang kemudian juga diterapkan oleh banyak negara dan ternyata berhasil memajukan ekonomi dan kesejahteraan rakyatnya.

Jurus itu adalah pendidikan yang massif, pembangunan infrastruktur transportasi untuk pembentukan pasar domestik, penentuan tarif dan kredit dan pengembangan sistem perbankan. Jurus-jurus ini kecuali yang soal perbankan juga diadopsi oleh banyak negara lain seperti Jepang, dan negara Asia timur hingga China saat ini. Dan terbukti membangkitkan ekonomi AS menjadi negara adidaya.

Namun postingan ini tidak akan jauh membahas itu, karena itu hanya brigding aja, bahwa karena pendekatan itu, maka industri otomotif di AS dapat berkembang dengan pesat pada awalnya karena jalan-jalan dibangun dan pasar penjualan mobil meningkat. Ini juga yang membuat kepemilikan mobil di AS sepertinya prevalent, namun juga membuat insentif untuk membangun transportasi publik berkurang sehingga tidak sebagus di negara maju lain.

Diluar itu, saya bikin vlog nganter temen beli mobil ke Columbus, Ohio. Silahkan disambungkan dengan beberapa paragraf di atas aja ya hehehehe

Post a comment

Thanks to visit my blog
Terima kasih sudah berkunjung