- Anak saya ngobrol bahasa sunda di rumah dan bahasa indonesia di luar pagar dan sama orang lain atau di kelasnya. Pernah ada dokter yang menyarankan supaya diajarkan satu bahasa saja tapi saya dan Dyah Robi'ah Al Adawiyyah sepakat kami jalan terus, anak kami harus bisa juga nyarios sunda.

- Sekarang trend, minimal di lingkungan saya, orang tua mengajarkan satu bahasa saja di rumah yaitu bahasa nasional, bahasa indonesia dan cenderung malas mengajarkan bahasa daerah. Alasannya macem-macem dari yang praktis, takut bahasanya kasar, orang tua beda bahasa daerahnya dan alasan lain yang saya kurang suka, seperti karena merasa ngobrol bahasa itu nasional lebih keren. That is fine, sebetulnya okeh-okeh saja.



- Cuma beberapa artikel ini mungkin bisa jadi pertimbangan. Soal poliglot (orang yang menguasai banyak bahasa) ternyata banyak manfaatnya. Dari mulai manfaat buat kesehatan otak, kekuatan pikiran, keluasan perspektif, hingga peluang untuk memahami budaya lain adalah diantaranya. Jadi menguasai lebih dari satu bahasa itu banyak manfaatnya. 

- Di kalangan linguist itu ada semacam anekdot seperti ini. Orang yang menguasai banyak bahasa = multilingual, tiga bahasa = tri lingual, dua bahasa = bilingual. Yang menguasai satu bahasa = American. Ini tentu hanya lelucon, buat nyindir kebanyakan orang sini (AS) yang rata-rata hanya menguasa satu bahasa, itupun bukan bahasa Amerika, tapi bahasa Inggris hahaha. Sarkasme kayak gini muncul karena evidence soal manfaat mempelajari bahasa kedua itu sudah cukup banyak. Makanya di banyak kampus di AS, banyak didorong supaya mahasiswa mempelajari bahasa asing, minimal bahasa wilayah teritorial kajian studinya. Saya punya temen sekamar yang belajar bahasa spanyol di kampusnya.

- Nah kita di Indonesia sebetulnya punya kelebihan yang bisa kita manfaatkan karena kita punya bahasa nasional dan bahasa daerah. Kalo kita ajarkan saja dua itu, paling tidak anak sudah bisa dua bahasa. Belum lagi kalo dia juga belajar bahasa inggris dan bahasa arab, sudah 4 bahasanya.

- Janten, sekedar share saja selain ngamumule bahasa sunda, mengajarkan bahasa daerah juga banyak manfaatnya. Tong era make bahasa sorangan nya lur, loba mangfaatnyah....






Post a comment

Thanks to visit my blog
Terima kasih sudah berkunjung