Sore ini dapat surat cinta dari dirjen pajak. Katanya waktu pelaporan SPT sudah dekat, bersiap mengisi laporan tahun ini. Biar jadi orang bijak.
Terkait pajak saya baru baca pengalaman negara-negara skandinavia soal ini. Diantaranya adalah Swedia dan Denmark. Dua negara ini dikenal sebagai dua diantara negara yang paling tinggi pajaknya di dunia. Nyaris sepertiga GDP nya dari pajak dan wajib pajak bisa bayar 40-60% pajak setiap tahunnya. Ini rasio yang tinggi banget.
Tapi anehnya warga negara mereka nggak banyak yang ngeluh soal ini. Kenapa bisa? Salah satunya karena pendekatan politik sosialis demokrat yang membuat mereka memilih kebijakan negara kesejahteraan (welfare state). Faktor lain karena di negara ini serikat pekerjanya sangat kuat. Lebih dari 70% pekerja di swedia ikut pada serikat pekerja.


Peran negara di negeri welfare sangat kuat dan program sosial safety net dijalankan dengan mendekati paripurna. Beberapa contohnya sekolah gratis dari PAUD, diniyah, SD/MI hingga SMA (sy lupa hingga tingkat apa yang pasti MI kayaknya nggak ada disana). Kesehatan dan perawatannya juga gratis.
Ada skema pensiun dan jaminan pekerjaan. Yang pensiun bisa dapat 80% dari pendapatan yang didapat selama aktif bekerja. Yang nganggur dikasih insentif hingga ia dapat kerja lagi atau dikasih pelatihan. Ibu sama bapak yang punya bayi dikasih parental leave selama 400 hari dikombinasikan (hebring bener). Dan kalo punya  anak ada semacam Child benefit alias subsidi dari negara. Dan masih banyak yang lainnya.
Akhirnya masyarakat juga lebih sejahtera. Faktor lain juga kebijakan ini membuat tingkat produktifitas sangat tinggi. Swedia menargetkan full employment. Di swedia unemployment menginjak angka 4% saja bisa bikin pemerintah kalang kabut dan bisa digulingkan.
Ini salah satu alasan mengapa meski pajaknya gede banget lebih dari setengahnya, banyak orang sana yang tidak mengeluh. Karena uang pajak terasa banget pemakaiannya dikembalikan pada rakyat. Jadi insentif untuk menbayar pajak begitu kuat.
Nah mau kayak gitu nggak? Semua pasti mau dong. Tapi mau nggak bayar pajak 60%? Suasana jadi hening. Btw udah pada punya NPWP belum?
Awas jangan mimpi membandingkan negara skandinavia dengan negara kita pasti tidak apple dengan semangka. Ibarat membandingkan Via Valen dengan Valen Jebreet. Namun kita bisa mendorong ke arah sana. Paling tidak dengan bikin NPWP hehehe
Intinya kalo ada surat dari ditjen pajak jangan dicuekin ya, biar bisa kayak negara negara skandinavia.

Post a comment

Thanks to visit my blog
Terima kasih sudah berkunjung