Ads (728x90)





Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Education
"la tahtaqir man duwnaka fainna likulli imriin maziyyatan"
(jangan menghina orang lain, karena semua orang memiliki kelebihan masing-masing"
pepatah arab

bakat dan kemampuan seseorang itu berbeda. ada orang yang pandai bersilat lidah, sehingga dia bisa merangkai berjuta kata dan kalimat yang indah. ada yang pandai berolahraga, tubuhnya kuat dan badan sehat. ada yang pintar dalam bahasa dan lainya. bahkan menurut ilmu psikologi kecerdasan seseorang itu bermacam-macam dari mulai kecerdasan linguistik, intelektual, interpersonal, intrapersonal, kinestetik, dlsb. dan semua kecerdasan itu ada dalam setiap manusia, yang menjadi soal adalah bagaimana kecenderungan terbesar seseorang dalam berbagai kecerdasan tersebut.


dalam film 'i not stupid' produksi singapura tahun 2002 ini Jack Neo mencoba menelaskan hal itu. bahwa seseorang memiliki kelebihan masing-masing. dalam film tersebut dikisahkan ada 3 orang sahabat yang keberulan mereka sekolah di kelas yang dianggap kelas rendahan/murid bodoh. mereka adalah Jerry Kho, Bun Hock dan Kok Pin. ketiga orang anak itu adalah sahabat dekat dan sama-sama menempati kelas CM3 yang dianggap ga bergengsi.

Jack Neo mencoba mengkritik kultur masyarakat singapura yang menjadikan Matematika dan B. Inggris sebagai patokan kecerdasan anak. sehingga untuk mendapatkan kelas yang bagus setiap anak harus memiliki kemampuan bahasa inggris dan Matematika yang baik pula. itu tidak salah! yang menjadi soal adalah ketika pandangan itu menafikan kemampuan anak lain seperti kecakapan seni dan pergaulan sosial.

Bun Hock, Jerry dann Kok Pin adalah sahabat yang dibesarkan dalam kultur masyarakat yang berbeda. Bun Hock adalah anak dari keluarga menengah ke bawah. Kesulitan ekonomi mengajarkan seluruh anggota keluarganya untuk hidup prihatin. Ibunya berjualan makanan dengan dibantu Bun Hock. Setiap hari disela-sela belajar di sekolah ia membantu ibunya melayani pembeli di warung. Kondisi ini membentuk Bun Hock menjadi anak yang pekerja keras, mandiri, berani dan pantang menyerah. ia sadar bahwa keluarganya tidak berada pada level ekonomi yang menguntungkan, sehingga untuk mencapai sesuatu ia harus bekerja keras. hal ini membuat ia bertekad untuk mengubah nasib dan belajar dengan tekun. Kehidupan sulit juga mengajarkan ia bahwa solidaritas dan kepedulian terhadap sesama begitu penting untuk bertahan hidup. ia berpikir bahwa setiap manusia tidak berdiri sendiri, semua interdependensi.

Kok Pin adalah anak seorang ayah pekerja di media yang perhatian namun sibuk, dan seorang ibu wanita karir. Kok Pin tidak terlalu pandai dalam berkomunikasi dengan orang lain. Kekurangnnya ini membuat ia selalu disalahkan atas berbagai kesalahan yang sebetulnya salah dia. Kok Pin sebtulnya anak pendiam dan penurut, namun ketidakmampuannya untuk mengkomunikasikan itu dengan baik ia selalu diangap anak nakal pembuat ulah. Ia dianggap sebagai anak pemalas yang suka bikin ribut, bodoh lagi. Sebuah penilaian yang salah.

nah Jerry adalah anak bungsu keluarga kaya pengusaha Ba Gua singapura. kehidupan yang mapan dan kasih sayang ibu yang sangat protektif namun otoriter adalah kondisi keluarganya. Jerry adalah seorang anak penurut dan tidak punya pendirian. Ini karena ibunya selalu mengaturkan segala sesuatu baginya dan tidak pernah memberinya otonomi untuk mengatur diri sendiri. 'Ini demi kebaikan kamu' begitu semboyan ibunya. Ibunya selalu menanamkan Jerry untuk menurut dan tidak mencampurri urusan orang lain. Keluarga Jerry adalah keluarga yang hidup di sebuah rumah mewah dengan pagar tinggi. hmmmm..... mereka ga punya tetangga (tepatnya ga kenal).

so interaksi antar ketiga sahabat yang berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda ini yang menrik. bagaimana individualisme jerry, solidaritas bun hock dan introvertias ko pin membangun energi dari film ini, itulah yang bikin menarik dan kocak.

film ini adalah sebuah kritik sosial yang cukup kumplit. selain mengkritik masalah pendidikan, ia juga bicara
masalah kepedulian sosial, pola asuh orang tua hingga pentingnya nasionalisme dan persaingan bisnis di era baru. so... kayaknya mending nonton sendiri deh.... i not setupid! setuju!

gambar dari sini

Post a Comment

Thanks to visit my blog
Terima kasih sudah berkunjung