Ads (728x90)


DSC06213
Sudah sejak lama aku pengen nulis tentang harapan dan ide dibalik nama anakku. Bagiku ini penting, karena banyak orang tua yang memilih nama anaknya dengan hati-hati dan sebaik-baiknya. Ada yang menggabungkan antara nama dari daerah sekitar, nama bulan, nama hari, kata-kata bijak, ayat quran atau bahkan nama tokoh terkenal yang menjadi panutan. Dan tau ga, nama anak-anak dari orang tua yang seangkatan atau seumuran denganku mantap dan bagus-bagus.

Nama adalah doa, dan juga harapan dari orang tua bagi anaknya. Bahkan tidak jarang banyak juga yang meyakini bahwa nama akan berkorelasi (baca : berpengaruh) terhadap kehidupan si empunya nama. Aku masih dapat menemukan orang tua yang mengganti nama anaknya karena dia sakit-sakitan atau punya sifat bandel yang keterlaluan. Ada juga orang tua yang santai saja, nama yang baik memang penting tapi mungkin soal nasib, hoki ataupun apalah namanya semuanya sudah digariskan oleh yang maha kuasa.
 

DSC06268Namun diluar itu, aku tetap ingin menuliskan sejarah dan maksud aku memilihkan nama buat anakku. Supaya suatu saat, waktu putraku sudah cukup besar untuk browsing di internet, dia bisa tahu maksud dan sejarah namanya. :D

Hari itu kamis, 15 September 2011. Dan esok adalah hari ketujuh setelah istriku melahirkan putra kami yang pertama. Hari ketujuh, adalah hari untuk aqiqah anakku. Yang berarti saat itu aku harus memotongkan dua kambing dan memberinya nama. Untuk kambing Alhamdulillah tidak ada masalah, Babeh di Garut sudah membantu mencarikan dua kambing. Namun nama? Setelah dilahirkan aku dan istri malah belum sepakat mengenai apa nama yang akan kami berikan pada buah hati kami. Mungkin aku tipe orang tua yang tidak jauh-jauh menentukan nama bagi anakku. Memang sudah ada nama di benak, yang aku pikirkan namanya Umar. Tapi belum final. Baru h-1 sebelum aqiqah Setelah cari-cari refferensi, googling, tanya temen dan istikharah, akhirnya aku putuskan nama anakku ALI KAHFI KARAMI. Semua nama itu mengandung harapan, begitu juga dengan nama ALI KAHFI KARAMI.
 
So, why i give you the name? Here it is
 
ALI
 
Nama ALI terinspirasi oleh nama khulafaur rasyidin yang terakhir yaitu Imam ALI BIN ABI THALIB. Ali bin Abi Thalib adalah menantu nabi, suami dari Fathimah Az Zahra, Bapaknya cucu nabi Hasan dan Husain. Ali adalah termasuk orang yang pertama beriman kepada rasul, ya keislamannya seangkatan dengan Khadijah RA, istri nabi. Sebagian mengatakan bahwa ia telah beriman kepada Muhammad sejak usia 7 tahun, ada juga pendapat yang mengatakan usia 8, 12 atau 13 tahun. Entahlah, namun ia merupakan orang pertama dari golongan pemuda atau anak-anak yang beriman kepada Rasul itu tidak ada perdebatan. Keistimewaan lainnya dari Ali bin Abi Thalib adalah kecerdasannya. Ali disebut sebagai Pintu Ilmu dan merupakan orang yang terdekat dengan nabi bahkan hidup dengan bimbingan dari beliau sejak kecil. Ali hidup dan tumbuh dengan Muhammad SAW sejak ia kecil.
 
Kisah lain yang menarik dari ALI bin ABI Thalib juga adalah kisah cintanya ketika ia berjodoh dengan fathimah. Ali sudah lama naksir Fathimah, namun tidak berani menyatakan. Tapi Ali yakin fathimah adalah jodohnya, bahkan setelah Abu Bakar, Umar pernah melamar Fathimah untuk jadi istri mereka, Ali yang sudah minder pun tetap bertahan. Ali minder, ga punya harta ataupun lainnya. Singkat cerita akhirnya Ali berani melamar Fathimah kepada rasul dan akhirnya diterima. Itu namanya jodoh. Mau tahu cerita lengkapnya bisa baca disini.
DSC06306

Mungkin kebetulan atau gimana kisah cinta ALI bin Abi Thalib juga menginspirasi aku untuk mendapatkan ibunya ALI KAHFI KARAMI hehehe. Ya bener lho, beberapa bulan sebelum aku nembak istriku tercinta, kisah cinta Ali dengan Fathimah lah salah satu inspirasi yang memberiku keberanian untuk nembak bukan untuk pacaran tapi untuk menikah!
 
So, banyak sekali yang bisa diteladani dari ALI bin Abi thalib, bahkan saking banyaknya kelebihan Ali ini, ada sebagian kelompok Syi’ah yang menganggap bahwa Ali berhak menjadi penerus Nabi, bahkan ada yang ekstrim berpendapat bahwa seharusnya kenabian itu turun ke Ali bukan ke Muhammad. 

Sebetulnya waktu sidang pleno via telepon dengan istri ada alternatif lain selain nama Ali untuk anakku yaitu Umar. Bahkan aku memiliki opsi lain selain ALI KAHFI KARAMI yaitu UMAR DHIYAUR RAHMAN. Namun setelah diskusi dan istikharah aku lebih cocok dengan nama ALI. Temasuk juga saran dari temenku Ita Rahma dan Mba Tri. Ya Ali adalah nama yang cukup populer hehehe. Ada Muhammad ALI, ada Ali Al Attas, ada Ali Oncom dan Ali yang lainnnya. Ali terdengar lebih friendly dan gaul dibanding Umar.
 
KAHFI
 
Awalnya bukan KAHFI tapi KAFI. KAFI artinya orang yang berkecukupan, dan merasa cukup dengan apa yang dimiliki. Harapannya anak ini jadi orang yang pandai bersyukur dengan rizki yang dimiliki dan tentunya dengan berkecukupan bisa bantu orang lain dan tidak merepotkan orang lain.
 
Di saat-saat terakhir KAFI aku ganti dengan KAHFI. Tentunya KAHFI juga lebih populer di telinga kita daripada KAFI. Nama KAHFI terinspirasi dari kisah Ashabul Kahfi yang disebutkan juga dalam surat al-Kahfi di ayat 6 sampai 29. Ashabul Kahfi adalah 6 orang manusia dan seekor anjing yang tidur dalam sebuah gua selama 309 tahun lamanya. 5 orang pertama adalah para penasehat raja Diqyanus dari Efesus. Dalam kisahnya Diqyanus ini adalah raja yang dzalim dan ia mengaku sebagai tuhan karena saat itu ia tidak pernah merasakan sakit apapun selama 30 tahun. Singkat kata 5 orang penasehat raja ini merasa galau denan sikap rajanya dan mereka kemudian memutuskan untuk lari dari Diqyanus dan mencari Tuhan yang sebenarnya. Di tengah jalan mereka bertemu dengan penggembala dan seekor anjing yang juga menyetujui kegalauan dan keinginan mereka untuk bertauhid. Untuk lebih jelasnya ada artikel bagus tentang Ashabul Kahfi disini.
 
Kalo anda baca link tadi Ashabul Kahfi juga ada korelasinya dengan nama ALI. Keterangan tentang kisah ashabul kahfi menunjukkan keluasan dan kedalaman ilmu ALI bin Abi Thalib. Dan sebenarnya kisah ini menunjukkan sekelompok pemuda yang kritis, progresif. Pemuda yang haus akan kebenaran dan mau berbuat untuk memperjuangkan kebenaran yang diyakininya. Ini juga kisah tentang pencarian tauhid. Jika mau diperas keword dari kisah ashabul kahfi adalah kritis, jujur, tauhid.
 
KARAMI
 
Karami artinya kemuliaanku. Setiap anak adalah kebanggan orang tua. Anak yang sholeh dan cerdas yang menjadi harapan. Namun anak terkadang juga bisa menjadi fitnah, cobaan yang berat. Di dalam quran kita bisa menemukan ayat yang menyatakan hal tersebut. Tapi anak adalah cerminan dari orang tua. Kalo anda orang sunda pasti tahu peribahasa “Uyahmah tara tees kaluruh”, atau “buah moal ragrag jauh tina tangkalna”. Intinya sama, bahwa seorang anak hidup dan tumbuh pertama di lingkungan keluarga. Dan tentunya ia akan belajar bersikap dan hidup dari orang tuanya. Orang tua memiliki tanggung jawab yang sangat besar untuk mendidik anak-anaknya menjadi manusia yang saleh, cerdas dan bermanfaat bagi sebanyak-banyaknya kehidupan.  

DSC06300
So, ALI KAHFI KARAMI adalah nama yang aku berikan kepadamu nak. Dan kalo engkau baca tulisan diatas mungkin bisa mewakili alasan kenapa engkau dinamai seperti itu. Ehmm tapi kalem aja, semua itu adalah harapan bukan untuk menjadi beban. Dengan bimbingan dari kami, Bapak dan Ibu, engkau akan tumbuh menjadi diri sendiri, tentunya menjadi dirimu yang terbaik. Engkau tidak perlu menjadi ALI bin Thalib karena ga mungkin juga kan jadi keponakan nabi hari gini, atau menjadi menantunya. Kamu juga ga perlu jadi Muhammad Ali yang petinju itu, atau menjadi seperti Ashabul Kahfi. Tapi tahu latar belakang dari namamu adalah penting supaya kamu bisa mengambil ibrah dari kisah, perjalanan, sifat-sifat baik mereka dan meneladaninya. Ali bin Abi thalib, Ashabul Kahfi memiliki sejarah sendiri. Dan kamu pun akan mengukir sejarah bagi dirimu sendiri. Ukirlah sejarahmu dengan sebaik-baiknya. Oke bro!


Post a Comment

  1. Welcome Ali Kahfi Karami.. ur writing reminds me of mine which also described the reasons in giving my first son's name...
    Sama2 punya harapan dalam nama ALI pada anak...
    mudah2an jadi anak2 yang sholeeh yaaa.... amiiin

    ReplyDelete
  2. This is my first time pay a quick visit at here and i am really happy to read everthing at
    alone place.

    my weblog Aqiqah

    ReplyDelete

Thanks to visit my blog
Terima kasih sudah berkunjung