Saya pernah membuat posting terkait bagaimana perjuangan dan lika-lika kehamilan kembar anak kami di postingan ini "Sharing Kehamilan Kedua: Hamil Kembar (Gemeli) dan Lika-likunya". Namun tentunya itu perspektif saya sebagai seoarang suami, seoarang Bapak. Perspektif dari sudut pandang orang kedua yang hanya melihat dan mendampingi namun tidak secara langsung mengalami. 

Kali ini kita akan mendengar dari perspektif orang pertama, dari istri saya yang mengalami langsung kehamilan. Dyah akan share bagaimana perspektifnya dan tentu lebih akurat dan mewakili. Kami ingin berbagi cerita ini sebagai dokumentasi keluarga, pelajaran bagi anak-anak bagaimana perjuangan ibunya, dan tentunya semoga bermanfaat bagi keluarga yang lain yang mengalami kasus yang sama, memiliki anak kembar. 

Bahannya cukup panjang karena wawancara ini sebetulnya sangat intense dan emosional. Meskipun karena alasan durasi supaya tidak terlalu panjang saya edit sedikit dan dibagi ke dalam tiga bagian. 

Jika berkenan dan tertarik silahkan dicek videonya disini ya:

Bagian Pertama : Masa Kehamilan


Bagian II : Kebiasaan Waktu Hamil


Bagian III: Paska Kehamilan Kembar

Post a Comment

Thanks to visit my blog
Terima kasih sudah berkunjung