Ads (728x90)


Masa beasiswa adalah masa yang indah dan terbaik untuk fokus belajar dan pengembangan diri. Betapa tidak? Penerima beasiswa bisa belajar dengan fokus karena biaya kuliah dan kehidupan sehari-hari ditanggung pemberi sponsor. Ibaratnya dibayar untuk belajar.  

Namun bagi awardee yang sudah berkeluarga tugas belajar atau mendapat beasiswa juga menjadi periode yang menantang secara finansial. Apalagi bagi mereka yang tidak bisa atau belum bisa membawa keluarga. Karena selama studi berarti pengeluaran menjadi dobel karena harus membiayai dua dapur.

Namun blog posting kali ini tidak akan membahas dilema perdapuran penerima beasiswa seperti diatas. Melalui postingan ini saya ingin berbagi soal hal teknis yang akan rutin dilakukan yang awardee yang sudah berkeluarga, yaitu cara tansfer uang dari luar negeri ke Indonesia. Secara khusus soal transfer uang dari Amerika Serikat ke Indonesia.

Pada dasarnya mengirim uang dari luat negeri bisa pake 3 cara yaitu melalui teller bank langsung, layanan transfer dan melalui financial technology. Oke kita share satu-satu ya.

Pilihan pertama : Transfer antar bank (wire transfer)

Cara yang paling standar dan sudah sangat lama tentunya transfer antar bank. Cara ini bisa dilakukan melalui tranfser kawat (wire transfer) atau melalui rtgs. Ini cara paling mudah tapi belum tentu praktis dan sederhana. Karena tidak semua sistem perbankan di masing-masing negara sama cara kerjanya.

Kelebihannya adalah memaksimalkan bantuan dari pihak bank. Kita tinggal datang ke bank masukkan uang untuk dikirim ke rekening bank penerima. Dalam prosesnya kita akan banyak menggunakan bantuan dari pegawai bank. Dan kita juga perlu kode bank tujuan kita yang disebut dengan swift code. Kalo sudah terpenuhi maka uang bisa dikirim dengan mudah.

Namun ada beberapa kekurangan dengan cara ini misalnya kita perlu waktu cukup banyak untuk datang ke bank terdekat. Belum lagi biaya transfernya yang cukup besar.  Sebagai contoh saya disini menggunakan Chase Bank dan jika saya ingin transfer uang ke Bank Mandiri di Indonesia maka biayanya $50 per sekali transaksi, jumlah yang cukup besar.

Kalo uang yang akan dikirim jumlahnya banyak maka wire transfer ini bisa menjadi pilihan yang menguntungkan. Layanan ini biasanya dipakai untuk transaksi bisnis, misalnya transfer antar perusahaan atau lembaga yang perlu tanda bukti pengiriman dan penerimaan. Namun jika uang yang dikirim sedikit dan rutin, maka ini bukan pilihan yang menguntungkan.

Pilihan kedua: Layanan transfer uang (western union, money gram)

Pilihan kedua melalui layanan khusus transfer uang misalnya western union dan money gram. Ini adalah perusahaan khusus yang jasa utamanya memang membantu pengiriman uang.

Caranya kita tinggal cari tempat-tempat yang menyediakan layanan ini, biasanya di minimarket, kantor pos atau di pojok-pojok mall. Melakukan transaksi dan selesai. Kita akan mendapatkan semacam kode pengiriman yang bisa digunakan penerima untuk mengambil uangnya loket layanan di negara tujuan.

Cara ini juga cukup simpel dan mudah, karena kita tidak membutuhkan nomor rekening penerima. Jadi kalaupun penerima tidak memiliki bank account sekalipun, maka uang tetap bisa diterima sepanjang bisa akses layanan transfer uang tersebut.

Pilihan ketiga: Layanan Fintech (Paypal, Tranferwise dll)

Nah pilihan ketiga ini semakin populet di zaman now yang semuanya memakai internet, yaitu melalui situs financial technology. Ada beberapa startup yang memberikan layanan transfer uang, yang saya akan bahas disini dua yang pernah saya gunakan yaitu paypal dan transferwise. Kedua layanan ini begitu terkenal karena memberikan kemudahan dan praktis.

Caranya kita memang harus signup dulu atau daftar untuk mendapatkan akun di situs tersebut. Kemudian harus menyambungkan akun dengan rekening bank atau kartu kredit yang dimiliki. Setelah itu maka kita sudah siap untuk mengirimkan uang ke tujuan kita. 

Kelebihannya adalah kita tidak perlu beranjak kemanapun, segala settingan dan pekerjaan yang saya sebut di paragraf sebelumnya bisa dilakukan melalui komputer, laptop bahkan melalui smartphone sekalipun. Jadi selain praktis tapi juga efisien. 

Kelebihan lain adalah karena biaya pengiriman dihitung dengan presentase dari total uang yang dikirim dan biayanya lebih murah daripada dua pilihan diatas. Namun memang ada kekurangan juga, karena transfer melalui dua aplikasi ini membutuhkan waktu cukup lama. Misalnya untuk pengiriman sebesar 100 di Transferwise membutuhkan waktu hingga 2 hari, lebih dari itu jumlahnya bisa 3-5 hari.

Namun jika transaksi ini sering dilakukan, maka mengirim uang dengan cara terakhir ini adalah pilihan yang paling menarik.

Diantara dua aplikasi ini, pilihan favorit saya adalah melalui Transferwise. Alasannya karena
  • biayanya lebih murah dibanding Paypal, Moneygram, Western Union. Apalagi saya juga kirim uang untuk kebutuhan keluarga, personal dan jumlahnya tidak terlalu banyak.
  • Exchange rate nya lebih manusiawi. Saya sudah coba layanan lain exchange rate nya jauh dibawah Transferwise. Jadi meskipun kelihatannya layanan lain biayanya lebih murah tapi uang yang diterima lebih sedikit.


DAFTAR TRANSFERWISE DISINI

Jika anda juga ingin transfer buat keluarga di Indonesia maka segeralah buat akun di transferwise di link ini, dan nikmati kemudahan mengirim uang ke keluarga dengan aplikasi yang mudah.

Oke sekian dulu yang mau saya share, semoga bermanfaat.

Post a Comment

Thanks to visit my blog
Terima kasih sudah berkunjung