Ads (728x90)

Pemeriksaan rutin adalah satu upaya penting dalam proses kehamilan. Pemeriksaan rutin akan membantu memantau kondisi perkembangan bayi sejak dalam kandungan. Dengan diperiksa rutin kita bisa dapat saran untuk memastikan janin sehat dan mendapatkan advice jika ada masalah.

Maka tidak heran, jika pemeriksaan kandungan rutin dijadikan sebagai salah satu indikasi oleh Kemenkes dalam gerakan masyarakat sehat (Germas). Pemeriksaan kehamilan rutin bisa juga membantu mengurangi risiko pada ibu dan jabang bayi. Kita harus tahu, Indonesia masih mengalami masalah dalam hal ini. Setiap tahun ada lebih dari  60 bayi dari 1000 kehamilan yang meninggal. Jadi ini masalah serius!

Nah dimana kita bisa melakukan pemeriksaan kehamilan? Alternatifnya tentu ke bidan atau dokter kandungan (dokter spesialis obgyn atau Sp.OG). Dua profesi ini yang dipercaya bisa memberikan petuah dan saran soal kehamilan yang bener secara medis.

Dalam postingan ini saya akan sharing pengalaman dan rekomendasi pemeriksaan kandungan ke Obgyn di sekitar Ciputat dan Pamulang.

Dulu saat kehamilan anak pertama, saya masih kontraktor di Ciputat. Waktu itu saya masih ngontrak rumah petak di kawasan Pisangan Barat. Rumah sakit terdekat saat itu adalah RS Syarif Hidayatullah, milik UIN Syahid Jakarta. Istri saya memeriksaan kandungan kepada dr Teti Ernawati, Sp.OG.
Di RS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dr Teti adalah salah satu dokter kandungan favorit.

Masih ingat saya beberapa kali mengantar istri diperiksa hingga jam 12 malam karena antrian pasien yang banyak sekali. Pernah suatu kali dokter Teti memeriksa istri saya, kelihatan sudah ngantuk sekali. Beberapa kali beliau menulis resep untuk istri saya sampai nyaris ketiduran. Namun karena cocok dengan gaya dan servisnya, tetap banyak ibu hamil yang nunggu beliau bahkan sampai larut malam sekalipun.

Kenapa banyak yang suka ditangani dr Teti? Ada beberapa alasan. Yang pertama, karena beliau adalah dokter perempuan. Meski Obgyn pasti pasiennya perempuan (karena untuk laki2 ada dokter lain, androlog) tapi dokter kandungan banyak yang laki-laki. Coba cek, beberapa dokter kandungan di sekitar kita yang terkenal biasanya laki-laki. Bagi sebagian orang ada perasaan risih untuk diperiksa oleh obgyn laki-laki, apalagi jika ada tindakan atau dilihat organ-organ intim. Maka faktor perempuan ini jadi kelebihan dokter Teti. Ini faktor pertama istri saya memilih dokter Teti.

Kedua, karena komunikatif dan setiap sesi informasinya banyak. Dokter adalah konsultan kesehatan dan layanan jasa. Layaknya konsultasi apapun, maka diagnosa dan informasi sangat penting bagi klien. Saya ingat perkataan dr. Suherman MKM, Ketua Jaringan Rumah Sakit Promosi Kesehatan yang menyatakan salah satu faktor utama banyak orang berobat keluar negeri bukan karena kompetensi dokter yang kurang, tapi informasi yang didapatkan yang sedikit.

Di negara maju saja sudah banyak penelitian yang menemukan, bahwa sebagian pasien tidak tahu sakit apa dan bagaimana solusinya setelah ia konsultasi dengan dokter. Bukan karena dokter yang tidak bisa menganalisa tapi karena ia yang tidak mau/tidak sempat/ memberi informasi yang cukup jelas pada pasiennya.

Nah ini berlaku juga pada dokter obgyn, banyak yang tidak sempat memberi penjelasan detail pada pasiennya. Ini salah satu kelebihan dokter Teti, karena bawannya yang nyaman pasien jadi tidak ragu untuk tanya ini itu. Setiap pasien diperiksa secukupnya namun diberi informasi yang maksimal soal keadaannya.

Ketiga, jika kasih resep selalu banyak nanya dan banyak sarannya. Mungkin kalo soal ini pada umumnya dokter seperti itu. Namun gaya dokter Teti bikin simpatik.

Keempat, kelebihannya memang karena bawaannya yang komunikatif dan perhatian. Ini kelebihan penting yang bisa buat orang nyaman dan betah saat pemeriksaan. Istri saya bilang konsultasi dengan dr Teti serasa konsultasi dengan ibu sendiri.

Namun tentunya dokter yang baik juga punya kekurangan. Misalnya karena dokter favorit maka diminta praktek dimana-mana.  Akhirnya dokter tersebut jadi banyak pasiennya di berbagai lokasi. Ini membuat konsentrasi dokter bisa buyar karena capek atau banyak pasien tadi.

Namun sejauh ini dokter Teti adalah favorit istri saya. Kalo tidak ada masalah urgent (bisa menunggu) dan mendesak meskipun harus antri hingga larut malam, masih saja yang diburu adalah dokter Teti. Untuk kehamilan kedua ini, istri saya pun masih konsultasi rutin dengan beliau.
So bagi anda yang sedang hamil di daerah pamulang dan ciputat, maka dokter Teti bisa dipetimbamgkan.

Terakhir kalo mau berobat ke dr Teti bisa diperiksa di salah satu tempat prakteknya. Yaitu di RS Permata Pamulang, RS Syarif Hidayatullah.

Silahkan mencoba dan usahakan pilih sebijak mungkin. Itu....


Post a Comment

Thanks to visit my blog
Terima kasih sudah berkunjung