Tahun ini untuk kesekian kali aku berkesempatan untuk pergi keluar negeri. Kali ini saya mengikuti Th 45Th World Lung Conference di Barcelona dari 28 Oktober – 1 Nopember 2014. Tema utama dalam konferensi ini adalah soal TB, HIV dan Pengendalian Tembakau.

Untuk mengikuti kegiatan seperti ini ada beberapa cara yang bisa ditempuh. Misalnya daftar jadi pembicara di sesi pleno, sesi komisi khusus atau mengajukan abstract penelitian atau kegiatan. Untuk 46th World Lung Conference kali ini, saya mengirimkan abstract soal penelitian persepsi masyarakat terhadap aksesi FCTC yang pernah dilakukan IISD bekerjasama dengan Lemlitbang Uhamka. Singkat kata,  abstract saya diterima dan dapat berangkat. Oleh karena itu ada beberapa hal yang harus disiapkan untuk mengikuti kegiatan ini.

Mengurus Visa Spanyol dengan Visa Schengen

Spanyol termasuk ke dalam kawasan negara Schengen. Apa itu negara Schengen? Negara schengen adalah 26 negara di kawasan eropa yang sudah mengintegrasikan instrumen perbatasan diantara mereka. Sehingga diantara sesama penduduk negara-negara schengen tidak memerlukan passport untuk saling berkunjung dan pengendalian perbatasan lainnya. Untuk daftar negara-negara yang masuk negara schengen bisa dilihat daftarnya disini. Sehingga untuk masuk ke negara-negara di wilayah Shcengen, kita cukup mengurus satu jenis visa saja. 

Dulu waktu ke Amerika Serikat, sy harus mengurus visa ke kedutaan AS. Untuk aplikasi visa Schengen ini, ternyata bisa melalui biro jasa. Saya gunakan VFS Global yang kantornya ada di Kuningan City. Agensi ini cukup terkenal karena selain menerima pengajuan visa untuk negara-negara di kawasan Schengen, biro ini juga menerima pengajuan visa bagi negara-negara lain.

Aplikasi dan Syarat Visa Schengen

Untuk mengajukan visa ke negara schengen, pertama-tama kita browsing persyaratan apa saja yang dibutuhkan. Secara singkat persyarata ini adalah keterangan jelas soal acara apa, kapan, siapa pengundang dan detail acara lainnya. Syarat lain tentu passport, foto standar, asuransi perjalanan, serta deposit dana untuk uang bekal dll.

Berikut beberapa syarat untuk aplikasi visa schengen :

  1. Passport yang masih berlaku minimal 3 bulan
  2. Undangan acara dan jadwal acara
  3. Kontak dan nama penyelenggara acara
  4. Asuransi perjalanan
  5. Kejelasan akomodasi bukan hanya booking
  6. Uang minimal seharg 580,77 euro per orang atau lebih jika mau tinggal lebih dari 9 hari

Persyaratan lebih lengkap bisa cek disini.

Jika persyaratan semua sudah lengkap bisa buat janji temu melalui website VFS dan datang pada jam dan waktu yang ditentukan. Jika tidak ada kendala maka akan diminta tes bio marker dan dalam 5 (lima) hari selanjutnya visa kita sudah selesai dan bisa diambil.

Di VFS ada fasilitas sms dan diantar dengan biaya tambahan yang masih reasonable. Fasilitas ini menarik, apalagi jika visa sudah bisa diambil kita akan mendapatkan notifikasi melalui sms atau email. Tidak perlu menunggu dengan harap-harap cemas.

Biaya Pembuatan Visa Schengen 

Untuk biaya pembuatan visa berkisar antara 1,4 juta rupiah. Biaya ini sepertiny sudah termasuk biaya pake jasa agensi. Tapi dengan mendapatkan visa yang bisa sipakai ke banyak negara, menurut saya dengan biaya sebesar itu, mengurus visa ini tidak terlalu sulit. Meskipun jika kita punya cukup waktu mengurus sendiri ke kedutaan bisa juga dilakukan tapi kita perlu cari informasi sebanyak-banyaknya terlebih dahulu.

Itu dulu yang bisa dishare soal aplikasi visa Spanyol. Jangan sampai salah tangkap bahwa ke Spanyol kita bisa gunakan visa Schengen. 

Post a Comment

Thanks to visit my blog
Terima kasih sudah berkunjung